Drone Turki Rekam Praktik Ilegal Yunani Tolak Migran Gelap di Laut

Sebuah drone milik angkatan laut Turki merekam rekaman pasukan Yunani secara ilegal mendorong kembali sebuah kapal yang membawa migran gelap ke perairan teritorial Turki, kata Kementerian Pertahanan Nasional pada Senin (2/1/2023).

Tindakan penolakan Yunani yang ilegal terjadi pada 5,82 kilometer barat daya lepas pantai Cesme di Laut Aegean pada 29 Desember, kata kementerian itu dalam sebuah cuitan.

Penjaga Pantai Turki segera dikerahkan ke lokasi dan menyelamatkan para migran gelap itu.

Otoritas Ankara dan kelompok hak asasi manusia internasional telah berulang kali mengutuk praktik ilegal Yunani yang mendorong kembali para pencari suaka, dengan mengatakan tindakan itu melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan hukum internasional dengan membahayakan nyawa orang-orang yang rentan, termasuk perempuan dan anak-anak.

Turki telah menjadi titik transit utama bagi para migran gelap yang ingin menyeberang ke Eropa untuk memulai hidup baru, terutama mereka yang melarikan diri dari perang dan penganiayaan di negara mereka.

Negara ini sudah menampung 4 juta pengungsi, lebih banyak dari negara lain mana pun di dunia, dan mengambil langkah-langkah keamanan baru di perbatasannya untuk secara manusiawi mencegah masuknya para migran.