Kroni Putin soal Rudal Hantam Polandia: Barat Mau Mulai Perang Dunia

Salah satu kroni Presiden Rusia Vladimir Putin, Dmitry Medvedev, mengatakan negara Barat ingin mulai Perang Dunia usai sebuah rudal ke Polandia.

“Insiden yang mana Ukraina dituduh meluncurkan rudal ke wilayah Polandia menunjukkan satu hal: mengobarkan perang hibrida melawan Rusia,” kata Medvedev di Twitter.

Eks presiden Rusia itu kemudian berujar, “Barat bergerak lebih dekat ke perang dunia.”

Sebuah rudal menghantam Polandia di wilayah yang berbatasan dengan Ukraina pada Selasa malam waktu setempat. Imbas insiden ini, dua orang tewas.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Polandia, Lukasz Jasina, mengatakan rudal yang jatuh di wilayahnya buatan Rusia.

“Rudal buatan Rusia jatuh, menewaskan dua warga Republik Polandia,” kata Jasina seperti dikutip AFP.

Sesaat kemudian, Presiden Polandia, Andrzej Duda, mengatakan pihaknya belum mengantongi bukti kuat soal siapa yang menembak rudal itu.

“Hingga saat ini, kami tak punya bukti jelas mengenai siapa yang menembakkan rudal. Penyelidikan masih berlangsung. Kemungkinan rudal itu buatan Rusia,” kata Duda.

Usai berita ledakan itu beredar, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan belum tentu serangan tersebut dari Rusia.

Senada, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga mengatakan serangan itu tak berhubungan dengan Rusia. Ia juga menyerukan agar investigasi dilakukan.

Insiden itu menjadi sorotan karena Rusia selama ini menghindari konfrontasi langsung dengan negara anggota NATO.

NATO memegang prinsip bahwa gempuran kepada salah satu anggotanya berarti serangan ke aliansi itu secara keseluruhan. Dengan demikian, mereka bisa menyerang ke penyerang.

Jika NATO merespons dengan menyerang Rusia, maka perang semakin luas dan dikhawatirkan memicu perang dunia.

Sementara itu, Rusia membantah dugaan serangan rudal berasal dari mereka. Kementerian Pertahanan Rusia menyebut tudingan itu hanya provokasi untuk meningkatkan ketegangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *