GOTO Jual Saham Alfamart Senilai Rp 1,5 triliun

Perusahaan dengan ekosistem digital terbesar di Indonesia, PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) umumkan transaksi penjualan saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dengan nilai jumbo yakni mencapai Rp 1,5 triliun.

Chief Financial Officer Grup GOTO Jacky Lo mengatakan, saham Alfamart menunjukkan kinerja yang kuat, sehingga memberi peluang bagi perseroan untuk merealisasikan keuntungan yang signifikan dari investasi minoritas di AMRT. “Divestasi ini konsisten dengan strategi jangka panjang perseroan untuk fokus pada bisnis inti perseroan, sebagaimana yang pernah kami paparkan sebelumnya, termasuk pada paparan kinerja Q3 2022 kami di pertengahan November lalu,” jelasnya dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan, kedua belah pihak sebelumnya telah bekerja sama secara erat dengan manajemen Alfamart selama beberapa tahun terakhir dalam berbagai kolaborasi, di mana kedua belah pihak telah menciptakan pengalaman optimal bagi konsumen dan memperluas akses layanan keuangan untuk masyarakat Indonesia.

“Alfamart adalah salah satu peritel terdepan di Indonesia dan merupakan mitra bisnis GoTo yang erat dan memiliki kesamaan visi. Kami akan terus bermitra erat dengan Alfamart di masa depan,” ujarnya.

Namun sayangnya, dalam keterangan tersebut tidak disebutkan berapa margin keuntungan yang didapatkan oleh GOTO atas investasinya pada saham AMRT tersebut. Adapun, transaksi ini bukan merupakan transaksi dengan pihak afiliasi dan bukan transaksi material sebagaimana diatur di dalam peraturan terkait.

Menanggapi soal pengaruh GOTO dalam penurunan IHSG, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna mengatakan, perubahan IHSG sebagian besar dipengaruhi oleh fluktuasi harga saham dari perusahaan yang memiliki market capitalization besar. Per 9 Desember 2022, 10 perusahaan tercatat yang memiliki market capitalization terbesar adalah BBCA, BBRI, BMRI, BYAN, TLKM, ASII, TPIA, BBNI, UNVR, ICBP. “Bobot saham GOTO sendiri terhadap IHSG per 9 Desember 2022 adalah 2,75%, dengan demikian apabila saham GOTO turun sebesar 7% dalam satu hari, maka maka IHSG hanya akan turun sebesar 0,175%,” kata Nyoman.

Ia juga menyebutkan tujuan dibentuknya papan ekonomi baru untuk menyediakan papan pencatatan bagi perusahaan berbasis teknologi untuk menciptakan inovasi produk dan/atau jasa, yang memiliki kemanfaatan sosial luas dengan tingkat pertumbuhan tinggi. Papan ekonomi baru merupakan papan pencatatan yang setara dengan papan utama.

“Perusahaan dapat tercatat di papan ekonomi baru jika perusahaan memenuhi ketentuan tercatat di papan utama dan memiliki karakteristik khusus yang ditentukan oleh Bursa. Sehingga masuknya GOTO dalam papan ekonomi baru, tidak berkaitan langsung dengan pergerakan IHSG,” tuturnya.

Data terbaru menunjukan bahwa saham GOTO sempat masuk dalam pemantauan bursa atas Unusual Market Activity (UMA) akibat saham GOTO yang mengalami ARB berjilid-jilid. Belum pasti kapan BEI akan menetapkan suspensi. Hingga hari ini, saham GOTO bertengger pada level Rp 94 per saham setelah mengalami penurunan hingga 6 basis poin atau 6,00% dari pembukaan perdagangan pada level Rp 102 per saham.

Pengamat Imbau GoTo Tunggu Ekonomi Pulih Sebelum Masuk Indeks Global

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berencana untuk masuk ke Indeks Global pada 2023. Namun, rencana GoTo dianggap gegabah mengingat ancaman resesi global masih menghantui dunia.

Analis Pasar Modal Oktavianus Audi mengatakan sebaiknya GoTo menunggu kondisi ekonomi kembali pulih sebelum masuk ke Indeks Global. Ia memahami rencana GoTo yang ingin menjaring investor dalam skala luas saat melakukan dual listing dalam prospektus pada saat Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurutnya, rencana tersebut adalah peluang yang baik untuk perusahaan berbasis digital itu. Hanya saja, waktu pelaksanaan yang ditargetkan pada 2023 diprediksi bakal menghadapi kondisi sulit.

“Beberapa hal yang menghambat, di antaranya faktor perlambatan ekonomi global yang diakibatkan inflasi yang tinggi serta tingkat resesi di AS yang meningkat karena suku bunga tinggi. Terlebih saham-saham teknologi di AS pun telah mengalami koreksi dalam sejak suku bunga dinaikkan oleh The Fed,” katanya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (9/12).

Ia menambahkan kondisi laporan keuangan GoTo diperkirakan masih belum membaik sampai dengan akhir 2022, terlihat dari cash flow operating yang masih cenderung negatif.

Senada, Praktisi Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project William Hartanto mengatakan jangan terlalu serius menanggapi rencana GoTo untuk masuk ke indeks global karena investor pun bakal berpikir dua kali melihat pergerakan harga saham GoTo yang masih menurun.

“Namun, jika memang ada peluang untuk masuk ke indeks global, maka akan terlihat setidaknya ada aksi beli besar yang mengurangi offer tebal pada GoTo. Di situ baru kita bisa melihat adanya respon pasar dan bisa dijadikan sebagai momentum untuk rebound pada saham GoTo,” jelasnya.

Tak jauh beda, Senior Investment Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta melihat kondisi pasar global masih menghadapi peluang resesi yang cukup dalam. Jadi, GoTo harus melihat kondisi pasar dunia ke depan jika ingin merambah indeks global.

Investor akan mengamati bagaimana kebijakan strategis GoTo untuk menciptakan stabilitas dari sisi kinerja bottom line. Menurut Nafan, selama ini kinerja bottom line GoTo masih perlu ditingkatkan untuk membuktikan bahwa mereka bisa menghasilkan profitabilitas.

“Kalau misal (ekonomi) global kondusif, peluang untuk masuk dan mulai menjajaki ke indeks global bisa saja terbuka pada 2023. Namun, harus menunggu pemulihan ekonomi global. Di sisi lain, jika melihat dari domestik, saham GoTo dalam tren penurunan, sering terjadi Auto Reject Bawah (ARB) selama seminggu terakhir ini,” kata Nafan.

Nafan berharap GoTo bisa mewujudkan peningkatan inovasi agar menciptakan segmentasi konsumen loyal baru mengingat persaingan saat ini semakin ketat.

Ia menegaskan bahwa keputusan GoTo yang ingin memasuki indeks global pada paruh pertama 2023 harus bersifat kondisional dengan memperhatikan beberapa aspek di pasar dan momentum yang ada.

“Kita berharap semestinya ini mengikuti momentum pemulihan ekonomi global terlebih dahulu baru nanti GoTo bisa memanfaatkan momentum untuk masuk ke indeks global agar menarik calon investor untuk meningkatkan minat investasinya di GoTo,” pungkasnya.

Di lain sisi, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menekankan bahwa GoTo harus terlebih dahulu meyakinkan para investor domestik sebelum melangkah lebih jauh ke indeks global.

“Tentunya GoTo sendiri perlu meyakinkan investor domestik dengan berbagai upayanya untuk membalikkan posisi keuangan perusahaan, terlebih untuk menahan laju tekanan harga saham yang terjadi di pasar. Jika itu berhasil dilakukan, maka tidak mustahil untuk kemudian menarik investor baru,” papar Ivan.

Sebelumnya, Presiden Grup GoTo Patrick Cao mengatakan perusahaan tengah mencari investor baru yang potensial untuk bisa masuk ke indeks global di paruh pertama 2023. Strategi tersebut dibuat untuk memberikan manfaat dan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan, termasuk calon investor.

Ia menyebut perseroan juga akan terus fokus untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan melalui produk dan layanan berkualitas.

“Kami juga terus melakukan penjajakan dengan potensial investor yang baru, terutama menuju peluang masuknya GoTo ke dalam indeks global di paruh pertama 2023. Semua langkah-langkah ini kami lakukan untuk memberikan manfaat dan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Patrick dalam Public Expose GoTo.

Presiden Grup GoTo tersebut juga berdalih soal anjloknya harga saham perusahaan yang disebabkan oleh kondisi makroekonomi pasar modal, kompetisi, dan kinerja perusahaan. Menurutnya, ada beberapa hal yang di luar kontrol perusahaan.

Patrick menyinggung soal investor awal yang masuk di harga saham lebih rendah yang merealisasikan keuntungan, berakhirnya masa investasi atau fund life untuk investor finansial, dan kebutuhan likuiditas di akhir tahun atau kebutuhan likuiditas lainnya.

BELI, BUKA, GOTO Masuk Papan Ekonomi Baru

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan daftar emiten yang mengalami perpindahan papan pencatatan dari papan utama ke papan ekonomi baru.

Ada 3 emiten, yakni PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

“Perubahan penempatan papan pencatatan tersebut berlaku sejak tanggal 5 Desember 2022 sepanjang tidak ada hal tertentu yang mempengaruhi keputusan perpindahan papan sesuai dengan peraturan bursa. Jika terdapat hal/peristiwa tertentu yang terjadi pada perusahaan tercatat sebelum tanggal efektif pindah papan, Bursa berwenang melakukan perubahan atas pengumuman ini,” jelas pengumuman BEI.

BEI memiliki kriteria tersendiri yang wajib dipenuhi oleh perusahaan tercatat yang ingin sahamnya tercatat di papan ekonomi baru.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna sempat mengatakan, kriteria saham yang tercatat di papan ekonomi baru adalah emiten yang memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi. Kemudian, emiten yang menggunakan teknologi untuk menciptakan inovasi produk atau jasa yang meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi serta memiliki kemanfaatan sosial. Kriteria terakhir, lanjut dia, yaitu emiten yang masuk dalam bidang usaha yang ditetapkan oleh Bursa.

Dia menegaskan bahwa papan ekonomi baru merupakan papan pencatatan yang setara dengan papan utama.

“Papan ekonomi baru merupakan papan pencatatan yang setara dengan papan utama, perusahaan yang dapat tercatat di papan ekonomi baru merupakan perusahaan yang memenuhi ketentuan tercatat di papan utama dan memiliki karakteristik khusus yang ditentukan oleh Bursa,” ungkapnya.

Adapun saham yang tercatat di papan ekonomi baru dapat diidentifikasi melalui listing type dan juga penyematan notasi khusus di belakang kode saham perusahaan tersebut. Penggunaan notasi khusus untuk mengidentifikasi bahwa saham perusahaan tercatat di papan ekonomi baru pada dasarnya bukan merupakan informasi bersifat negatif, melainkan merupakan informasi bahwa perusahaan yang bersangkutan memiliki kondisi tertentu.